5 Cara Merawat Website Agar Tetap Aman Dan Optimal: Panduan Praktis Untuk Pemilik Bisnis
5 Cara Merawat Website Agar Tetap Aman Dan Optimal: Panduan Praktis Untuk Pemilik Bisnis
Punya website tapi jarang dirawat? Hati-hati! Website yang tidak terawat bisa jadi sasaran empuk hacker, lambat loadingnya, bahkan hilang begitu saja tanpa backup. Cara merawat website yang benar bukan cuma soal teknis, tapi investasi jangka panjang untuk bisnis Anda.
Banyak pemilik bisnis yang berpikir setelah website jadi, selesai sudah urusannya. Padahal, maintenance website itu seperti merawat kendaraan kalau nggak di-service rutin, bisa mogok di tengah jalan. Nah, berikut 5 cara simpel yang bisa Anda lakukan.
1. Update CMS, Theme, dan Plugin Secara Berkala
Ini adalah langkah paling dasar dalam perawatan website berkala. WordPress, Joomla, atau platform apapun yang Anda pakai, pasti rutin rilis update untuk menambal celah keamanan.
Plugin dan theme yang usang? Itu pintu masuk favorit hacker. Jadi, jangan malas update ya! Idealnya cek setiap minggu, atau aktifkan auto-update untuk patch keamanan kritis.
Tips praktis:
- Set reminder mingguan untuk cek update
- Backup dulu sebelum update besar-besaran
- Hapus plugin yang sudah tidak dipakai
2. Backup Website Secara Rutin
Bayangkan website Anda tiba-tiba hilang atau kena hack data pelanggan, transaksi, konten bertahun-tahun lenyap begitu saja. Mengerikan, kan?
Backup website adalah jaring pengaman Anda. Lakukan backup minimal seminggu sekali untuk website yang aktif update konten, atau sebulan sekali untuk website company profile.
Simpan backup di tempat terpisah dari server utama bisa di cloud storage seperti Google Drive atau Dropbox. Jangan cuma andalkan backup dari hosting, karena kalau server hostingnya bermasalah, backup Anda juga bisa ikut hilang.
3. Pasang Sertifikat SSL dan Tingkatkan Keamanan Website
Keamanan website bukan pilihan, tapi keharusan. SSL (https://) sudah jadi standar minimal. Selain bikin website Anda lebih aman, Google juga prioritaskan website ber-SSL dalam ranking pencarian.
Tambahkan lapisan keamanan ekstra dengan:
- Firewall website (bisa pakai Cloudflare gratis)
- Plugin security seperti Wordfence atau Sucuri
- Two-factor authentication untuk login admin
- Ganti password admin secara berkala
Jangan pernah pakai password "admin" atau “123456” itu seperti meninggalkan pintu rumah terbuka lebar.
4. Pantau dan Optimalkan Performa Website
Website lambat = pengunjung kabur. Sesederhana itu.
Optimasi website bukan cuma untuk kenyamanan pengunjung, tapi juga ranking SEO Anda. Google sangat perhatiin page speed sebagai faktor ranking.
Cara praktis meningkatkan performa:
- Kompres gambar sebelum upload (maksimal 100-200 KB per gambar)
- Pakai caching plugin seperti WP Rocket atau W3 Total Cache
- Minify CSS dan JavaScript
- Pilih hosting yang mumpuni sesuai traffic website
Test kecepatan website Anda pakai Google PageSpeed Insights atau GTmetrix. Target loading di bawah 3 detik.
5. Monitor Error dan Broken Link
Cara menjaga website tetap aman juga termasuk maintenance teknis rutin. Cek secara berkala apakah ada:
- Broken link (link yang menuju halaman 404)
- Error 500 atau masalah server
- Form kontak yang tidak berfungsi
- Gambar yang tidak muncul
Pakai tools seperti Google Search Console untuk monitor kesehatan website. Fitur ini gratis dan sangat powerful untuk deteksi masalah teknis sebelum jadi besar.
Merawat website itu bukan pekerjaan sekali jadi. Butuh konsistensi dan perhatian rutin. Tapi percayalah, effort kecil ini jauh lebih murah dibanding harus rebuild website dari nol karena kena hack atau error fatal.
Ingat: website optimal = bisnis yang lebih profesional dan kredibel di mata pelanggan.
Butuh bantuan maintenance website profesional? Tim Kakanda Tech siap membantu Anda menjaga website tetap aman, cepat, dan optimal. Hubungi kami untuk konsultasi gratis dan dapatkan penawaran khusus untuk paket maintenance bulanan!
Tentang Penulis
Baca Artikel Populer
Baca Artikel Lainnya